Loading Now
×

Erina Dimandikan dengan Air 7 Sumber dalam Prosesi Siraman yang Ceremonial

Erina Dimandikan dengan Air 7 Sumber dalam Prosesi Siraman yang Ceremonial

Erina Dimandikan dengan Air 7 Sumber dalam Prosesi Siraman yang Ceremonial

Share this content:

prosesi-siraman-erina-dimandikan-pakai-air-7-sumber-jhk Erina Dimandikan dengan Air 7 Sumber dalam Prosesi Siraman yang Ceremonial

Baca Juga:

Prosesi Siraman Calon Istri Kaesang Pangarep Dilaksanakan dengan Hikmat

Prosesi siraman calon istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono, telah dilaksanakan dengan hikmat di Solo. Prosesi ini melibatkan penggunaan air dari 7 sumber yang berbeda. Pembawa acara siraman, Wigung Wratsangka, menjelaskan bahwa air tersebut telah diambil dari 7 lokasi bersejarah yang dianggap sakral oleh masyarakat Jawa. Beberapa lokasi tersebut antara lain Masjid Panepen Kraton, Ndalem Puro Pakualaman, Mangkunegaran, kediaman Jokowi, kediaman Sofiatun, Masjid Raya Surakarta, dan air Zam-zam.

Mendapatkan Keberkahan dengan Menggunakan 7 Air Berbeda

Wigung Wratsangka menjelaskan alasan mengapa dipilih 7 sumber air yang berbeda. Angka 7 memiliki makna pitulungan, pituduh, pitutur, pitakon, pitulus, dan piturut. Dalam konteks siraman ini, angka 7 melambangkan keinginan untuk mendapatkan keberkahan dalam membangun hubungan rumah tangga baru.

Prosesi Adat Jawa Sebelum Pernikahan Kaesang dan Erina

Sebelum akad pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, dilakukan sejumlah prosesi adat Jawa. Prosesi ini dilangsungkan baik di Surakarta maupun di Yogyakarta. Beberapa prosesi tersebut antara lain:

1. Majang Tarub
2. Upacara Cethik Geni Adang Sepisanan
3. Ngracik Tirta Siraman
4. Noto Lemek Palenggahan
5. Upacara Majang Pasarean
6. Upacara Sungkeman Ibu
7. Upacara Sungkeman Langkahan Kakang

Rangkaian Prosesi yang Lengkap

Wigung Wratsangka menyatakan bahwa rangkaian prosesi tersebut sangat lengkap untuk prosesi adat Jawa. Secara urutan, terdapat 7 prosesi yang dilaksanakan dalam rangka pernikahan Kaesang dan Erina.

Hadirnya Tamu Kehormatan

Selama prosesi berlangsung, tampak hadir istri Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Hemas, serta Mensesneg, Prof. Dr. Pratikno. Selain itu, sejumlah tamu undangan lainnya juga turut hadir dalam acara tersebut.

See also  Keajaiban Kebaikan: Ganjar dan Siswa SLB Muntilan Saling Membantu Lewat Bagi-bagi Mainan dan Buku Pelajaran

Dengan dilaksanakannya prosesi siraman dan prosesi adat Jawa ini, diharapkan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono dapat memulai kehidupan rumah tangga baru dengan berkah dan kebahagiaan.

Baca Juga:

Post Comment