Loading Now
×

Ikuti Aturan Standar, Pendaki di Gunung Slamet Nikmati Kemerdekaan dengan Aman

Ikuti Aturan Standar, Pendaki di Gunung Slamet Nikmati Kemerdekaan dengan Aman

Ikuti Aturan Standar, Pendaki di Gunung Slamet Nikmati Kemerdekaan dengan Aman

Share this content:

Ratusan pendaki akan merayakan Hari Ulang Tahun Ke-78 Republik Indonesia di puncak Gunung Slamet. Para pendaki dihimbau untuk membawa peralatan yang memadai dan mematuhi larangan yang ada. Setidaknya lebih dari 200 pendaki telah berkumpul di basecamp Desa Bambangan. Hingga siang ini, sudah ada sekitar 350 pendaki yang berangkat ke puncak Gunung Slamet melalui jalur pendakian Bambangan.

Baca Juga:

Ratusan Pendaki Berencana Merayakan HUT Ke-78 RI di Gunung Slamet

Ratusan pendaki terpantau bakal merayakan Hari Ulang Tahun Ke-78 Republik Indonesia di puncak Gunung Slamet atau Atap Jateng, yang berada di ketinggian 3.432 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kendati suka cita merayakan Kemerdekaan Indonesia di Gunung Slamet, para pendaki dihimbau untuk membawa peralatan yang memadai untuk antisipasi sesuatu yang tidak diinginkan dan juga harus mematuhi larangan yang ada.

Jumlah Pendaki Meningkat di Jalur Bambangan

Ketua Pos Pendakian Gunung Slamet Jalur Bambangan Kabupaten Banyumas Saiful Amri mengatakan, sejak pagi tadi setidaknya lebih dari 200 pendaki telah kumpul di basecamp Desa Bambangan. Berdasarkan data sementara hingga siang ini sudah ada sekitar 350 pendaki yang berangkat ke puncak Gunung Slamet melalui jalur pendakian Bambangan sejak pagi tadi, kata Saiful Amri dikutip dari Antara Jateng, Rabu 16 Agustus 2023. Bahkan, jumlah pendaki yang akan memperingati HUT Ke-78 RI di Atap Jateng melalui jalur Bambangan diprediksi bakal terus bertambah. Pasalnya sejak pagi tadi hingga siang ini, jumlah pendaki terus berdatangan ke basecamp Bambangan. Kendati demikian, pria yang akrab disapa Saiful itu belum bisa memastikan secara detail jumlah pendaki yang akan merayakan Hari Kemederkaan di puncak Atap Jateng bakal melebihi tahun lalu atau tidak. Para pendaki yang baru berdatangan ke pos pendakian belum melakukan registrasi, sehingga kami belum bisa mengetahui jumlah pastinya. Kalau tahun lalu ada sekitar 700 pendaki yang memperingati HUT RI di puncak Gunung Slamet, jelasnya.

See also  Mengungkap Rahasia Pendapatan Band The Freedom, Raffi Ahmad Sebut Bayarannya Luar Biasa

Aturan Keselamatan Penting untuk Diikuti

Lebih lanjut, Saiful mengatakan kondisi di puncak Gunung Slamet saat ini sangat kering. Oleh sebab itu, para pendaki disarankan untuk membawa air minum yang benar-benar mencukupi selama pendakian, lantaran ditakutkan mata air di Pos 5 telah mengering karena kemarau. Disisi lain, para pendaki juga dihimbau untuk tidak membuat perapian atau api unggun. Hal itu dikhawatirkan membakar vegetasi di Gunung Slamet yang mengering karena dilanda musim kemarau. Saiful juga menghimbau kepada para pendaki untuk membawa peralatan pendakian sesuai dengan standar operasional prosedur pendakian. Pasalnya ketika malam hari udara di Gunung Slamet sangat dingin hingga menusuk kulit. Selain diharuskan membawa jaket yang sesuai standar, para pendaki juga dihimbau untuk membawa tenda double layer. Hal itu digunakan sebagai antisipasi tiupan angin di puncak Gunung Slamet yang juga cukup kencang. Paling pokok, kata Saiful, pendaki yang hendak berpetualang di Gunung Slamet harus benar-benar dalam kondisi fit yang dibuktikan melalui surat keterangan sehat dari dokter. Itu agar kita tahu bahwasanya kondisi pendaki saat mau melakukan pendakian, tegasnya. Terakhir, ia juga mengingatkan kepada para pendaki untuk membawa turun sampah logistik dari Gunung Slamet. Jadi seluruh pendaki diwajibkan menukarkan sampahnya turun dengan identitas yang telah diserahkan kepada pihak petugas Pos Blambangan.

6724f0bae0d542c19b349bfdbe89c557 Ikuti Aturan Standar, Pendaki di Gunung Slamet Nikmati Kemerdekaan dengan Aman

Baca Juga:

Post Comment