Loading Now
×

Inilah 5 Manfaat Spiritual dari Melaksanakan Puasa Asyura

Inilah 5 Manfaat Spiritual dari Melaksanakan Puasa Asyura

Inilah 5 Manfaat Spiritual dari Melaksanakan Puasa Asyura

Share this content:

Dalil puasa Asyura disebutkan dalam hadits sebagai berikut:

Baca Juga:

Dalil dan Keutamaan Puasa Asyura

Salah satu amalan sunnah di Bulan Muharram adalah melaksanakan puasa Asyura. Puasa Asyura merupakan ibadah puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram. Berikut ini dalil dan keutamaan puasa Asyura:

# Dalil Puasa Asyura

Dalil puasa Asyura ini disebutkan dalam sebuah hadits berikut ini:

>Dari Ibnu Abbas radhiallahuanhuma, Rasulullah SAW bersabda: Ketika Nabi shallallahu alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura. Beliau bertanya, “Hari apa ini?” Mereka menjawab, “Hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, sehingga Musa-pun berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah.” Akhirnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Kami (kaum muslimin) lebih layak menghormati Musa dari pada kalian,” kemudian Nabi shallallahu alaihi wa sallam berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk puasa. (HR. Al Bukhari)

Dalam riwayat lain disebutkan, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhu, ia berkata: “Pada saat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melaksanakan shaum Asyura dan memerintah para sahabat untuk melaksanakannya, mereka berkata, ‘Wahai Rasulullah, hari tersebut (Asyura) adalah hari yang diagung-agungkan oleh kaum Yahudi dan Nashrani.’ Maka Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ‘Insya Allah jika sampai tahun yang akan datang aku akan shaum pada hari kesembilannya.’ Ibnu Abbas berkata, ‘Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam meninggal sebelum sampai tahun berikutnya.’ (HR Muslim 1134).

See also  Kebiasaan Tak Biasa: Pemuda Ditangkap Polisi karena Mengoleksi 500 Kartu Pokemon.

Dalil Puasa Asyura berikutnya disebutkan dalam hadits berikut ini:

>Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: ketika Rasulullah SAW tiba di kota Madinah dan melihat orang-orang Yahudi sedang melaksanakan shaum Assyuraa, beliau pun bertanya: “Ini hari baik, hari di mana Allah menyelamatkan bani Israil dari musuh mereka lalu Musa shaum pada hari itu.” Maka Rasulullah SAW menjawab, “Aku lebih berhak terhadap Musa dari kalian,” maka beliau shaum pada hari itu dan memerintahkan untuk melaksanakan shaum tersebut. (HR Bukhari 2004)

Berdasarkan hadits Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan lafadz sebagaimana telah disebutkan oleh Ibnul Qayyim dalam al-Huda dan al-Majd Ibnu Taimiyyah dalam al-Muntaqa 2/2 disebutkan: “Selisihilah orang Yahudi dan berpuasalah sehari sebelum dan setelahnya.” Serta dari riwayat ath-Thahawi menurut penuturan pengarang Al-Urf asy-Syadzi, disebutkan pula: “Puasalah pada hari Asyura dan berpuasalah sehari sebelum dan setelahnya dan janganlah kalian menyerupai orang Yahudi.”

# Keutamaan Puasa Asyura

Keutamaan Puasa Asyura 10 Muharram sebagaimana diriwayatkan dalam hadits dari Abu Qatadah, bahwa puasa sunnah tersebut bisa menghapus dosa-dosa selama setahun yang telah lalu (HR Muslim 2/819). Imam An Nawawi ketika menjelaskan hadits di atas beliau berkata: “Yang dimaksud dengan kaffarat (penebus) dosa adalah dosa-dosa kecil, akan tetapi jika orang tersebut tidak memiliki dosa-dosa kecil diharapkan dengan shaum tersebut dosa-dosa besarnya diringankan, dan jika ia pun tidak memiliki dosa-dosa besar, Allah akan mengangkat derajat orang tersebut di sisi-Nya.”

Keutamaan puasa Asyura lainnya yakni sebaik-baik puasa setelah Ramadhan. Puasa Asyura ini disebut penghulunya amal di Bulan Muharram. Hal ini disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam telah bersabda: “Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim). Dalam Syarah Shahih Muslim, Imam An Nawawi menyebutkan bahwa hadits ini menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan yang paling mulia untuk melaksanakan puasa sunnah. Secara khusus, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyebutkan keutamaan puasa Asyura. Keutamaan yang masyhur dari puasa Asyura ini adalah dapat menghapus dosa selama setahun. Rasulullah ditanya mengenai puasa Asyura, beliau menjawab, “Puasa Asyura dapat menghapuskan dosa satu tahun yang lalu.” (HR. Muslim).

See also  Penyelenggara Miss Universe Indonesia Dicopot setelah Dugaan Pelecehan Seksual Terungkap

# Niat Puasa Asyura

Berikut Niat Puasa Asyura 10 Muharram, Arab, Latin, Arti:
– Latin: Nawaitu shauma ghadin an adai sunnati asyura lillahi taala.
– Artinya: Saya menyengaja niat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Ta’ala.

Bacaan niat puasa Asyura lainnya:
– Latin: Nawaitu Shouma ‘Aasyuuro Sunnatan Lillahi Ta’ala.
– Aku niat berpuasa ‘Asyuro (hari kesepuluh Muharam) sunnah karena Allah Ta’ala.

# Jadwal Puasa Tasu’a-Asyura

Puasa Asyura (10 Muharram) tahun ini jatuh bertepatan hari Jumat tanggal 28 Juli 2023. Sedangkan Puasa Tasu’a (9 Muharram) dikerjakan sehari sebelumnya yakni, Kamis 27 Juli 2023.

Itulah dalil puasa Asyura yang sekaligus memuat tentang keutamaannya. Tahun ini, puasa Asyura 10 Muharram 1445 H.

18_keutamaan_puasa_asyura Inilah 5 Manfaat Spiritual dari Melaksanakan Puasa Asyura

Baca Juga:

Post Comment