Loading Now
×

Kaitan Telapak Tangan Basah dan Penyakit Jantung: Fakta atau Mitos?

Kaitan Telapak Tangan Basah dan Penyakit Jantung: Fakta atau Mitos?

Kaitan Telapak Tangan Basah dan Penyakit Jantung: Fakta atau Mitos?

Share this content:

4c8a344a07204ddc94305a581ee0a175 Kaitan Telapak Tangan Basah dan Penyakit Jantung: Fakta atau Mitos?

Baca Juga:

Penyebab Telapak Tangan Berkeringat Selain Penyakit Jantung

Keringat merupakan cairan alami yang keluar dari tubuh dengan fungsi untuk menstabilkan suhu inti tubuh. Biasanya, keringat keluar di dahi, tangan, leher, atau bagian tubuh lainnya. Namun, pada beberapa orang, keringat juga muncul di bagian telapak tangan. Kondisi ini sering kali dikaitkan dengan penyakit jantung oleh kebanyakan orang, padahal ada beberapa faktor lainnya yang membuat seseorang mengalami telapak tangan berkeringat. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut adalah beberapa penyebab telapak tangan berkeringat selain penyakit jantung.

1. Adanya Perubahan Emosional Secara Drastis

Perubahan emosional secara drastis menjadi alasan pertama mengapa telapak tangan seseorang mengeluarkan keringat. Fenomena ini kerap terjadi pada orang yang tengah mengalami situasi menegangkan, menakutkan, atau mengkhawatirkan. Perasaan cemas, takut, stres, malu, serta gugup dapat memicu pelepasan asetilkolin secara tiba-tiba ke dalam aliran darah. Kondisi tersebut nantinya dapat merangsang saraf postganglionik hingga menyebabkan pelepasan keringat secara spontan. Selain membuat telapak tangan berkeringat, perubahan emosional secara drastis juga bisa membuat orang jadi kesulitan berkonsentrasi, pusing, ingin buang air kecil terus-menerus, dan sakit perut.

2. Mengalami Hiperhidrosis

Hyperhidrosis atau hiperhidrosis adalah kondisi di mana seseorang mengalami keringat berlebih yang tidak berhubungan dengan cuaca panas, perubahan emosional, atau berolahraga. Kondisi ini dinilai cukup mengganggu aktivitas sehari-hari orang yang mengalaminya. Sebab, hiperhidrosis biasanya tidak hanya muncul di bagian telapak tangan, tetapi juga ketiak hingga wajah yang setidaknya terjadi satu kali dalam seminggu. Meski begitu, hiperhidrosis bukan termasuk masalah kesehatan yang tidak dapat diatasi. Kamu bisa memakai antiperspiran atau melakukan terapi. Apabila masih tidak membantu, lakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan untuk mengetahui solusinya lebih lanjut.

See also  Dr. Zaidul Akbar: Temukan Keajaiban 3 Bahan Ini untuk Mengatasi Depresi

3. Karena Penyakit Diabetes

Diabetes merupakan salah satu penyebab telapak tangan berkeringat. Pada diabetes, kadar gula darah yang tinggi menyebabkan risiko gangguan saraf perifer. Gangguan ini akan menyalurkan informasi tidak normal ke otak dan berakhir pada peningkatan kerja kelenjar keringat dalam tubuh. Seperti yang diketahui, diabetes adalah penyakit yang penderitanya mencapai 30 juta orang di Indonesia pada tahun 2018, menurut laporan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

4. Adanya Perubahan Hormon

Perubahan hormon pada perempuan yang mengalami menopause dapat memengaruhi seberapa banyak seseorang berkeringat. Salah satu gejala menopause, yakni hot flashes, ditandai dengan sensasi panas pada tubuh yang berakibat pada keringat berlebih. Telapak tangan juga dapat terkena dampak dari gejala hot flashes. Pada beberapa kasus, hot flashes terjadi pada malam hari serta diikuti dengan kulit yang menjadi kemerahan.

5. Faktor Keturunan

Penyebab terakhir telapak tangan basah atau berkeringat adalah faktor keturunan. Faktor ini terjadi akibat kelenjar keringat yang sangat aktif, yang biasa disebut ekrin. Ketika kelenjar ekrin sangat aktif, ini akan berdampak pada banyaknya keringat yang diproduksi tubuh, termasuk di telapak tangan.

Itulah beberapa penyebab telapak tangan berkeringat selain tanda penyakit jantung. Jika kamu merasa bahwa keringat pada telapak tangan sudah berlebihan, segera periksa ke layanan kesehatan untuk mengetahui penyebabnya lebih lanjut.

Baca Juga:

Post Comment

Spa bali massage. Pulte homes new construction naples florida.