Loading Now
×

Kemurahan Hati Oknum Imigrasi: Mendukung Keberangkatan Korban Pendonor Ginjal dengan Mudah

Kemurahan Hati Oknum Imigrasi: Mendukung Keberangkatan Korban Pendonor Ginjal dengan Mudah

Kemurahan Hati Oknum Imigrasi: Mendukung Keberangkatan Korban Pendonor Ginjal dengan Mudah

Share this content:

oknum-imigrasi-permudah-keberangkatan-korban-pendonor-ginjal-di-loket-pemeriksaan-4LpIIyfYgM Kemurahan Hati Oknum Imigrasi: Mendukung Keberangkatan Korban Pendonor Ginjal dengan Mudah

Baca Juga:

Oknum Imigrasi Terlibat dalam Sindikat TPPO Penjualan Ginjal

Salah satu tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) penjualan ginjal bernama Hanim mengungkapkan bahwa terdapat oknum Imigrasi yang terlibat dalam sindikat tersebut. Menurut Hanim, oknum Imigrasi tersebut mempermudah pemeriksaan keberangkatan calon korban ke Kamboja dari bandara di Bali. Hanim juga menyebutkan bahwa oknum tersebut diduga bernama Andi. Hal ini diungkapkan Hanim saat berada di Polda Metro Jaya pada Sabtu (22/7/2023).

Mempermudah Pemberangkatan dengan Memberikan Uang Suap

Hanim mengungkapkan bahwa oknum Imigrasi tersebut menerima uang suap sekitar Rp3,5 hingga Rp3,7 juta per calon korban TPPO ginjal. Uang suap tersebut diberikan agar proses pemberangkatan dapat dilakukan dengan lancar tanpa adanya pertanyaan di loket pemeriksaan. Hanim menyatakan bahwa dirinya memberikan uang sebesar itu kepada oknum tersebut. Akibatnya, para calon korban TPPO ginjal hanya perlu melewati loket pemeriksaan tanpa adanya hambatan.

“Saya memberikan uang sekitar Rp3,5 juta atau Rp3,7 juta kepada oknum tersebut untuk melancarkan pemberangkatan. Jadi, tidak ada pertanyaan apa-apa. Calon korban TPPO ginjal hanya perlu melewati loket dan langsung lolos screening,” ungkap Hanim.

Pemberangkatan Melalui Bandara Soekarno-Hatta

Selain melalui bandara di Bali, Hanim juga mengungkapkan bahwa pemberangkatan calon korban TPPO ginjal dilakukan melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Namun, untuk pemberangkatan melalui Bandara Soetta, para calon korban diberangkatkan menggunakan travel yang disediakan oleh salah satu tersangka lain bernama Septian.

See also  Konser Taeyeon Tangerang Dipenuhi Dengan Lagu-lagu Hits

“Saya tahu kalau Septian, kalau berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, menggunakan travel. Namun, saya kurang tahu travel apa yang digunakan,” jelas Hanim.

Tidak Ada Informasi Mengenai Atasan Oknum Imigrasi

Meskipun terlibat dalam sindikat yang sama, Hanim mengaku tidak mengetahui apakah oknum Imigrasi di Bali memiliki atasan yang mengetahui keterlibatannya dalam perbuatan ilegal tersebut. Hanim menyatakan bahwa Septian tidak pernah bercerita mengenai hal tersebut.

Kesimpulan

Hanim menginstruksikan kepada Septian bahwa para calon korban TPPO ginjal harus dapat melakukan pemberangkatan dengan lancar. Hal ini menunjukkan bahwa sindikat TPPO penjualan ginjal yang melibatkan oknum Imigrasi merupakan tindakan yang terorganisir dengan peran-pemeran yang berbeda. Pihak berwajib perlu melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengungkap jaringan sindikat ini dan membawa para pelaku ke pengadilan.

(informasi lebih lanjut mengenai hasil semifinal Korea Open 2023 dan hasil final IBL 2023 tidak relevan dengan artikel ini)

Baca Juga:

Post Comment

Discover the ultimate nightlife experience at our premier nightclub in bali. Copyright © 2024 rummy nabob. Contact us spa bali | spa in seminyak | spa in bali.