Loading Now
×

Kisah Kontroversial Thomas Tuchel Sebagai Pelatih di Liga Inggris Kedua

Kisah Kontroversial Thomas Tuchel Sebagai Pelatih di Liga Inggris Kedua

Kisah Kontroversial Thomas Tuchel Sebagai Pelatih di Liga Inggris Kedua

Share this content:

master_6j698qBxJ0_1352_thomas_tuchel Kisah Kontroversial Thomas Tuchel Sebagai Pelatih di Liga Inggris Kedua

Baca Juga:

Rincian Pemecatan Thomas Tuchel dari Kepelatihan Chelsea

Para penggemar Chelsea dibuat kaget oleh kabar pemecatan Thomas Tuchel dari jabatan pelatih kepala The Blues, Rabu (7/9/2022). Hal ini menjadikannya sebagai pelatih kedua Liga Inggris yang dipecat musim ini, setelah Scott Matthew Parker dari Bournemouth pada 30 Agustus silam. Apa yang membuat Tuchel begitu istimewa dan mengapa Chelsea memilih untuk memecatnya?

Profil Thomas Tuchel

Thomas Tuchel adalah seorang pria yang lahir di Krumbach, Jerman, pada tanggal 29 Agustus 1973, yang artinya saat ini ia berusia 49 tahun. Ia memulai kariernya di dunia sepak bola sebagai pemain junior di klub TSV Krumbach dari tahun 1979 hingga 1988. Setelah itu, ia bergabung dengan FC Augsburg hingga tahun 1992.

Karier Sebagai Pemain dan Pensiun Dini

Saat masih aktif sebagai pemain sepak bola, Tuchel berperan sebagai bek. Ia memulai langkah karier seniornya di Stuttgarter Kickers pada tahun 1992. Namun, pada tahun 1998, ia mengalami cedera tulang rawan lutut yang kemudian mengharuskannya untuk pensiun dini pada usia 25 tahun.

Awal Karier Sebagai Pelatih

Meskipun karier sebagai pemain telah berakhir, Tuchel tidak berhenti di situ. Ia memutuskan untuk banting setir dan mencoba peruntungannya sebagai pelatih kepala. Pada tahun 2000, saat berusia 27 tahun, ia mulai menjadi pelatih kepala untuk pertama kalinya. Ia pertama kali melatih tim junior VfB Stuttgart sebagai seorang juru taktik muda. Kemampuannya sebagai pelatih mulai terlihat dan ia dilirik oleh Mainz 05 pada tahun 2008, setelah mencatatkan prestasi yang apik bersama FC Augsburg sejak tahun 2005.

See also  Wasit Dipertanyakan, Persija Jakarta Ngamuk karena Gol Witan Sulaeman Dianulir

Meningkatkan Reputasi di Jerman dan Keberhasilan di Dortmund

Keberhasilan Tuchel terus mengalir. Namanya semakin dikenal di Jerman dan ia akhirnya mendapat kesempatan untuk melatih Borussia Dortmund pada tahun 2015. Ia berhasil membawa tim tersebut menjadi juara di Liga Jerman pada musim 2016-2017. Tiga tahun kemudian, Tuchel pindah ke Prancis setelah ditunjuk oleh Paris Saint-Germain (PSG). Di bawah kepemimpinannya, PSG berhasil memenangkan dua gelar juara Liga Prancis pada musim 2018 dan 2019.

Menjadi Pelatih Chelsea dan Kesuksesan Awal

Chelsea tertarik dengan kemampuan Tuchel dan memutuskan untuk memboyongnya sebagai pelatih. Dalam waktu kurang dari dua tahun melatih The Blues, Tuchel berhasil menyumbangkan tiga trofi bergengsi. Ia membawa Chelsea meraih gelar Liga Champions pada musim 2020-2021, Piala Dunia Antarklub pada musim 2021-2022, dan Piala Super Eropa pada musim yang sama.

Pemecatan Tuchel Setelah Pekan yang Sulit

Sayangnya, kesuksesan Tuchel tidak sejalan dengan performa Chelsea musim ini di Liga Inggris. Keputusan untuk memecatnya diambil setelah Chelsea kalah 0-1 dari Dinamo Zagreb di Liga Champions pada 6 September 2022. Meskipun Tuchel telah memberikan kontribusi berharga dalam upaya klub, manajemen memutuskan bahwa perubahan diperlukan dalam upaya mengembalikan Chelsea ke jalur yang benar.

Kesimpulan

Thomas Tuchel adalah pelatih berprestasi dari Jerman yang telah memimpin beberapa klub top di Eropa. Meskipun karier Chelsea-nya berakhir dengan pemecatan, ia telah memberikan kontribusi signifikan dan mencapai kesuksesan besar selama masa jabatannya. Namun, dalam dunia sepak bola, keputusan pemecatan adalah hal yang biasa. Hanya waktu yang akan menentukan apa yang akan terjadi selanjutnya bagi Thomas Tuchel dan karier pelatihannya.

Baca Juga:

Post Comment