Loading Now
×

Luhut Bahagia Bersama Investor di Bursa Efek New York

Luhut Bahagia Bersama Investor di Bursa Efek New York

Luhut Bahagia Bersama Investor di Bursa Efek New York

Share this content:

dapat-kehormatan-pencet-bel-di-bursa-efek-new-york-luhut-happy_141394 Luhut Bahagia Bersama Investor di Bursa Efek New York

Baca Juga:

Luhut Binsar Pandjaitan Menekan Bel Bursa Efek New York

Pada Selasa (21/9) lalu, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mendapatkan kesempatan yang tak terlupakan. Bersama Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Rosan Roeslani, Luhut diberi kesempatan untuk menekan bel Bursa Efek New York (NYSE).

Sebuah Kehormatan Bagi Seorang Prawira Lembah Tidar

Menekan bel di Bursa Efek New York adalah suatu kehormatan yang jarang diberikan kepada seseorang. Biasanya, tugas ini dilakukan oleh eksekutif perusahaan atau bahkan selebriti ternama. Tetapi kali ini, kesempatan tersebut diberikan kepada Luhut Binsar Pandjaitan, seorang mantan prajurit lulusan Lembah Tidar. Dalam akun Instagramnya, Luhut mengungkapkan betapa luar biasanya pengalaman ini bagi dirinya.

Dimulainya Transaksi di Pasar Saham Dunia

Penekanan bel tersebut menandai dimulainya transaksi di pasar saham dunia. Nilai transaksi di pasar saham tersebut diperkirakan mencapai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp 300,56 triliun setiap harinya. Penekanan bel ini juga disaksikan oleh setidaknya 170 juta pasang mata di seluruh dunia.

Selebrasi yang Rutin diadakan oleh NYSE

Penekanan bel di Bursa Efek New York merupakan ritual yang rutin diadakan oleh NYSE sejak tahun 1995. Selebrasi ini bertujuan untuk mengajak perusahaan-perusahaan untuk mencatatkan saham mereka di NYSE atau merayakan hari jadi perusahaan serta mempromosikan produk baru mereka. Acara ini juga memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk mendapatkan liputan langsung dari berbagai stasiun televisi yang meliput The Opening Bell.

See also  Pupuk Indonesia: BUMN Andalan dalam Industri Pupuk di Indonesia

Nilai Jual Acara The Opening Bell

Acara The Opening Bell memiliki nilai jual yang sangat tinggi, diperkirakan mencapai 2,5 juta dolar AS atau sekitar Rp 37,57 miliar per tahun. Acara ini menjadi ikon pembukaan dan penutupan perdagangan yang luar biasa. Bagi Luhut, penekanan bel ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan ia berharap bisa memberikan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia.

Menjadikan Perekonomian Indonesia Semakin Berkembang

Dengan bendera merah putih berkibar di sudut-sudut dan halaman depan Kantor NYSE, Luhut berharap momentum ini dapat menjadi tonggak kebangkitan perekonomian bangsa Indonesia. Dia berharap agar semakin banyak perusahaan Indonesia yang diperhitungkan di pasar global. Dengan demikian, diharapkan perekonomian Indonesia semakin berkembang.

Baca Juga:

Post Comment