Loading Now
×

Rasio Utang Melandai, Sri Mulyani Optimis Ekonomi Indonesia Membaik

Rasio Utang Melandai, Sri Mulyani Optimis Ekonomi Indonesia Membaik

Rasio Utang Melandai, Sri Mulyani Optimis Ekonomi Indonesia Membaik

Share this content:

Jakarta, 5 Oktober 2021 – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, terlihat senang dengan hasil Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang hampir mencapai titik seimbang. APBN tahun ini mengalami defisit tipis, dan rasio utang pun mengalami penurunan.

Baca Juga:

Sri Mulyani Happy! APBN Tekor Tipis, Rasio Utang Turun

Jakarta, 5 Oktober 2021 – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, terlihat senang dengan hasil Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang hampir mencapai titik seimbang. APBN tahun ini mengalami defisit tipis, dan rasio utang pun mengalami penurunan.

Defisit APBN Terkendali

Dalam sebuah konferensi pers pada hari Selasa, Menteri Keuangan menyampaikan bahwa defisit APBN tahun ini terkendali dengan baik. Meskipun mengalami defisit, angka defisit yang terjadi jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan upaya pemerintah dalam melakukan pengelolaan keuangan negara yang baik.

Terobosan dalam Pengelolaan Keuangan Negara

Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa terobosan dalam pengelolaan keuangan negara telah berhasil mencapai hasil yang signifikan. Pemerintah telah berhasil memperoleh pendapatan yang lebih baik melalui berbagai upaya, baik itu dalam bentuk peningkatan pajak maupun penerimaan lainnya. Hal ini membuktikan bahwa kebijakan ekonomi yang diambil selama periode ini telah memberikan hasil yang positif.

Rasio Utang Turun

Selain itu, Menteri Keuangan juga mengumumkan bahwa rasio utang negara turun secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan utang negara telah berjalan dengan baik. Dengan mengurangi rasio utang, pemerintah dapat mengelola utang negara dengan lebih efektif dan mengurangi risiko keuangan yang mungkin terjadi di masa depan.

See also  Awal Tahun 2024, Investor Berebut Memburu Surat Utang Negara

Dampak Positif Bagi Perekonomian

Turunnya rasio utang memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Hal ini memberikan kepercayaan kepada investor dan meningkatkan citra positif negara di mata investor internasional. Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi asing yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut.

Optimisme Menteri Keuangan

Dalam akhir konferensi persnya, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan optimisme terhadap kondisi keuangan negara. Dia menyatakan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk terus melakukan reformasi dan pengelolaan keuangan yang baik guna memperkuat kondisi keuangan negara ke depan.

Kesimpulan

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dapat tersenyum puas dengan hasil APBN yang hampir mencapai titik seimbang. Defisit APBN yang terkendali dan penurunan rasio utang memberikan indikator positif bagi perekonomian Indonesia. Dengan citra positif ini, diharapkan Indonesia dapat terus menarik investasi asing dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di masa depan.

menteri-keuangan-sri-mulyani-dalam-acara-konferensi-pers-hasil-rapat-berkala-kssk-i-tahun-2024-di-kementerian-keuangan-selasa--6_169 Rasio Utang Melandai, Sri Mulyani Optimis Ekonomi Indonesia Membaik

Baca Juga:

Post Comment