Loading Now
×

Respons Dewan Seniman atas Laporan Butet Kertaradjasa Menghina Presiden Jokowi

Rusia Mengutuk Langkah AS Kirim Bantuan Militer ke Ukraina: Inikah Konflik Baru yang Dipicu oleh Amerika?

Respons Dewan Seniman atas Laporan Butet Kertaradjasa Menghina Presiden Jokowi

Share this content:

# Pagelaran dan Tamparan untuk Kehidupan Demokrasi

Baca Juga:

Seniman Butet Kertaradjasa Respons soal Laporan Dirinya Hina Presiden Jokowi

# Pagelaran dan Tamparan untuk Kehidupan Demokrasi

Seniman Butet Kertaradjasa memberikan respons terkait laporan yang menyebut dirinya telah menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pengadilan yang berlangsung pada hari Senin, Butet menyatakan bahwa karyanya hanya mewakili pandangannya mengenai kehidupan demokrasi di Indonesia.

# Menyatakan Hak Kritis Sebagai Seorang Seniman

Butet Kertaradjasa melalui kuasa hukumnya menjelaskan bahwa karyanya yang bernuansa kritik sosial semata-mata sebagai hak seniman untuk menyampaikan pandangannya. Bukanlah niat Butet untuk secara langsung menghina Presiden Jokowi ataupun siapa pun.

# Dipahami sebagai Pencerminan Kehidupan Demokrasi

Dalam kebebasan berkreasi, seniman seringkali menggunakan karyanya sebagai cerminan kehidupan demokrasi yang ada di sekelilingnya. Butet menyatakan bahwa pandangannya mungkin berbeda dengan pemerintah, namun hal itu merupakan bagian dari perdebatan sehat dalam perspektif demokrasi.

# Menghormati Nilai-nilai Demokrasi

Butet menekankan bahwa sebagai seniman, dirinya selalu menghormati dan menganut nilai-nilai demokrasi. Dalam menyampaikan pandangannya, ia tidak bermaksud untuk merendahkan orang lain, termasuk Presiden Jokowi. Ia berharap semua pihak dapat menghargai kebebasan berekspresi dan perspektif yang berbeda-beda.

# Tidak Menghina, Tapi Mendorong Diskusi

Butet juga menekankan bahwa setiap masyarakat memiliki hak untuk mengemukakan pendapat dan memulai diskusi yang sehat. Karya seni yang dia ciptakan merupakan salah satu cara untuk membangun kesadaran dan memicu dialog yang bermakna dalam perkembangan negara.

# Kebebasan Berpendapat dalam Batas Hukum

Dalam kasus ini, Butet Kertaradjasa menyampaikan kepada publik bahwa pendapatnya tidak dilakukan di luar batasan hukum yang berlaku. Dia berkomitmen untuk tetap mengungkapkan pandangan-pandangannya secara bertanggung jawab dan menghormati norma-norma yang berlaku.

See also  Kaesang dan Jajaran PSI Turunkan Jumlah APK di Jakarta, Baliho Akan Dimodifikasi

# Panggilan untuk Menghargai Kebebasan dan Kedewasaan Berdemokrasi

Butet Kertaradjasa berharap bahwa kasus yang menimpanya ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk lebih menghargai kebebasan berpendapat dan memiliki kematangan dalam berdemokrasi. Diskusi yang terbuka dan penghargaan terhadap perbedaan pandangan menjadi modal penting dalam membangun negara yang lebih maju dan adil.

berita-default Respons Dewan Seniman atas Laporan Butet Kertaradjasa Menghina Presiden Jokowi

Baca Juga:

Post Comment