Loading Now
×

Tingginya Jumlah Bus Pariwisata Tak Memenuhi Kriteria, IPOMI Keluarkan Peringatan

Tingginya Jumlah Bus Pariwisata Tak Memenuhi Kriteria, IPOMI Keluarkan Peringatan

Tingginya Jumlah Bus Pariwisata Tak Memenuhi Kriteria, IPOMI Keluarkan Peringatan

Share this content:

Seiring dengan semakin maraknya pariwisata di Indonesia, kebutuhan akan bus pariwisata pun semakin meningkat. Namun, sayangnya masih banyak bus pariwisata yang tidak layak jalan dan memiliki berbagai masalah keamanan dan kenyamanan bagi penumpangnya.

Baca Juga:

Masih Banyak Bus Pariwisata yang Tak Laik Jalan

Seiring dengan semakin maraknya pariwisata di Indonesia, kebutuhan akan bus pariwisata pun semakin meningkat. Namun, sayangnya masih banyak bus pariwisata yang tidak layak jalan dan memiliki berbagai masalah keamanan dan kenyamanan bagi penumpangnya.

Kondisi Bus Pariwisata yang Tidak Layak Jalan

Berdasarkan data dari Ikatan Perusahaan Otobus Melayu Indonesia (IPOMI), sekitar 30% dari total bus pariwisata di Indonesia tidak memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan. Masalah yang sering ditemui adalah fasilitas yang rusak, kondisi mekanis yang buruk, serta umur bus yang sudah sangat tua.

Fasilitas yang Rusak

Sejumlah bus pariwisata sering kali memiliki fasilitas yang rusak, seperti AC yang tidak berfungsi dengan baik, televisi yang mati, atau toilet yang tidak dapat digunakan. Hal ini tentu sangat mengganggu kenyamanan penumpang, terutama dalam perjalanan jauh.

Kondisi Mekanis yang Buruk

Selain itu, banyak bus pariwisata juga memiliki kondisi mekanis yang buruk. Komponen-komponen penting seperti mesin, rem, atau sistem suspensi sering mengalami kerusakan. Hal ini dapat membahayakan keselamatan penumpang, terutama saat melewati jalan berliku atau menuruni bukit curam.

Umur Bus yang Sudah Sangat Tua

Tidak sedikit bus pariwisata yang masih beroperasi meski telah berusia sangat tua. Umur bus yang sudah melebihi batas umur yang direkomendasikan oleh produsen membuatnya menjadi lebih rentan terhadap kerusakan dan kecelakaan. Selain itu, konsumsi bahan bakar yang tinggi juga menjadi masalah karena umur mesin yang sudah tua.

See also  Jokowi Buka Suara Tentang Pilpres 1 Putaran dengan Jawaban Tak Terduga

Upaya Perbaikan dan Sanksi

Untuk mengatasi masalah ini, IPOMI telah bekerja sama dengan pihak terkait, seperti Kementerian Perhubungan dan kepolisian, untuk meningkatkan pengawasan terhadap bus pariwisata. Pemeriksaan rutin dilakukan untuk memeriksa kondisi teknis bus, termasuk kelengkapan fasilitas dan umur bus.

Selain itu, pemberian sanksi kepada perusahaan bus yang melanggar aturan juga menjadi salah satu upaya yang dilakukan. Sanksi tersebut dapat berupa pembekuan izin operasional, denda, atau bahkan pemutusan hubungan kerja sama dengan pihak bus.

Pentingnya Keamanan dan Kenyamanan dalam Pariwisata

Peningkatan keamanan dan kenyamanan dalam industri pariwisata sangat penting untuk menjaga reputasi Indonesia sebagai tujuan wisata yang aman dan menyenangkan. Seluruh pihak, baik pelaku pariwisata maupun pemerintah, perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa bus pariwisata yang beroperasi adalah yang benar-benar layak jalan dan memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

kondisi-bus-rombongan-peziarah-yang-kecelakaan-di-gresik-6_169 Tingginya Jumlah Bus Pariwisata Tak Memenuhi Kriteria, IPOMI Keluarkan Peringatan

Baca Juga:

Post Comment